Seratus Tahun Kesunyian - Gabriel Garcia Marquez Judul : Seratus Tahun Kesunyian Pengarang : Gabriel Garcia Marques Penerjemah : Nin Bakdi Soemanto Penyunting : Wendratama Cetakan : Pertama, Mei 2007 Halaman : 547 Penerbit : Klub Sastra Bentang Luar biasa! Begitulah kesan saya (dan juga kesan rata-rata pembaca lainnya) yang berhasil menamatkan pembacaan novel 100 Tahun Kesunyian karya pemenang Nobel sastra Gabriel Garcia Marques ini. Bukan karena tebalnya yang lebih dari 500 halaman dengan font padat dan rapat serta paragraf yang bisa satu halaman panjangnya. Bukan pula karena pohon keluarga Jose Arcadio Buendia dan Ursula Iguaran yang begitu panjang denga...
Panji Tengkorak Oleh : Hans Jaladara Cerita yang berlatar di Nusantara di zaman di mana perguruan-perguruan silat Nusantara saling beradu ilmu dan berebut pengaruh dan kekuasaan ini menceritakan petualangan hidup dan cinta tragis yang dialami Panji, seorang pendekar silat murid semata wayang dari Nagamas, seorang jagoan silat aliran hitam. Diceritakan bahwa Panji berkelana mencari pembunuh Murni, istrinya dan satu-satunya cintanya di tangan seorang pendekar asing misterius yang mencari kitab ilmu hitam warisan almarhum gurunya. Dalam pengembaraannya, Panji menyamar sebagai seorang pengemis dan menggunakan sebuah topeng yang menyeramkan, sehingga dia dikenal dengan julukannya, Panji Tengkorak , atau juga Pengemis (Iblis) dari Kidul (Selatan) karena asalnya yang dari daerah pantai selatan. Aliran ilmu silat yang didalami Panji dari gurunya tergolong ilmu silat beracun yang tergolong hitam dan sesat. Panji sendiri adalah ...
Nagasasra dan Sabuk Inten Oleh SH Mintardja buku ceritera silat klasik karangan S.H. Mintardja . Buku ini diterbitkan pertama kali oleh Badan Penerbit ”Kedaulatan Rakyat” Yogyakarta pada tahun 1966. Sebelumnya kisah ini muncul sebagai cerita bersambung dalam surat kabar Kedaulatan Rakyat (KR) semenjak 13 Agustus 1964 . Isinya bercerita tentang Mahesa Jenar yang pergi mengembara mencari keris pusaka Nagasasra dan Sabuk Inten yang hilang dari perbendaharaan Istana Demak . Roman ini memadukan kisah sejarah dengan mitos-mitos yang beredar di masyarakat Jawa . Ringkasan Cerita : Mahesa Jenar pergi mengembara meninggalkan Istana Demak karena perselisihan soal keyakinan agama (Mahesa Jenar adalah murid Syekh Siti Jenar, seperti juga Ki Kebo Kenanga alias Ki Ageng Pengging) dan karena hilangnya pusaka-pusaka Kesultanan Demak, di antaranya keris-keris Kiai Nagasasra dan Kiai Sabukinten. Keris-keris itu ...
Komentar